FAIQ’s Archives & Edu-Blog …..

Sarana belajar dan berbagi dengan sesama

GELOMBANG LAUT (OCEAN WAVES)

April 13th, 2008 · & Komentar
Gelombang · Oseanografi · Teknik Pantai · Teknik Sipil




bevwave.gifGelombang/ombak yang terjadi di lautan dapat diklasifikasikan menjadi beberapa macam tergantung kepada gaya pembangkitnya. Pembangkit gelombang laut dapat disebabkan oleh: angin (gelombang angin), gaya tarik menarik bumi-bulan-matahari (gelombang pasang-surut), gempa (vulkanik atau tektonik) di dasar laut (gelombang tsunami), ataupun gelombang yang disebabkan oleh gerakan kapal.

Gelombang yang sehari-hari terjadi dan diperhitungkan dalam bidang teknik pantai adalah gelombang angin dan pasang-surut (pasut). Gelombang dapat membentuk dan merusak pantai dan berpengaruh pada bangunan-bangunan pantai. Energi gelombang akan membangkitkan arus dan mempengaruhi pergerakan sedimen dalam arah tegak lurus pantai (cross-shore) dan sejajar pantai (longshore). Pada perencanaan teknis bidang teknik pantai, gelombang merupakan faktor utama yang diperhitungkan karena akan menyebabkan gaya-gaya yang bekerja pada bangunan pantai.

DEFINISI GELOMBANG

Apa yang dimaksud dengan gelombang?

Gelombang adalah pergerakan naik dan turunnya air dengan arah tegak lurus permukaan air laut yang membentuk kurva/grafik sinusoidal. Gelombang laut disebabkan oleh angin. Angin di atas lautan mentransfer energinya ke perairan, menyebabkan riak-riak, alun/bukit, dan berubah menjadi apa yang kita sebut sebagai gelombang.

wave-animation.gif

wave_animation1.gif

Animasi pergerakan partikel zat cair pada gelombang

Amati gerak pelampung di dalam gambar animasi gelombang di atas. Perhatikan bahwa sebenarnya pelampung bergerak dalam suatu lingkaran (orbital) ketika gelombang bergerak naik dan turun. Partikel air berada dalam satu tempat, bergerak di suatu lingkaran, naik dan turun dengan suatu gerakan kecil dari sisi satu kembali ke sisi semula. Gerakan ini memberi gambaran suatu bentuk gelombang. Pelampung yang mengapung di air pindah ke pola yang sama, naik turun di suatu lingkaran yang lambat, yang dibawa oleh pergerakan air.

Di bawah permukaan, gerakan berputar gelombang itu semakin mengecil. Ada gerak orbital yang mengecil seiring dengan kedalaman air, sehingga kemudian di dasar hanya akan meninggalkan suatu gerakan kecil mendatar dari sisi ke sisi yang disebut “surge” .

PENGARUH GELOMBANG

Pada kondisi sesungguhnya di alam, pergerakan orbital di perairan dangkal (shallow water) dekat dengan kawasan pantai dapat dilihat pada gambar animasi dibawah ini. Pada gambar animasi ini, dapatlah kita bayangkan bagaimana energi gelombang mampu mempengaruhi kondisi pantai.

Simulasi pergerakan partikel air saat penjalaran gelombang menuju pantai

Ketinggian dan periode gelombang tergantung kepada panjang fetch pembangkitannya. Fetch adalah jarak perjalanan tempuh gelombang dari awal pembangkitannya. Fetch ini dibatasi oleh bentuk daratan yang mengelilingi laut. Semakin panjang jarak fetchnya, ketinggian gelombangnya akan semakin besar. Angin juga mempunyai pengaruh yang penting pada ketinggian gelombang. Angin yang lebih kuat akan menghasilkan gelombang yang lebih besar.

Gelombang yang menjalar dari laut dalam (deep water) menuju ke pantai akan mengalami perubahan bentuk karena adanya perubahan kedalaman laut. Apabila gelombang bergerak mendekati pantai, pergerakan gelombang di bagian bawah yang berbatasan dengan dasar laut akan melambat. Ini adalah akibat dari friksi/gesekan antara air dan dasar pantai. Sementara itu, bagian atas gelombang di permukaan air akan terus melaju. Semakin menuju ke pantai, puncak gelombang akan semakin tajam dan lembahnya akan semakin datar. Fenomena ini yang menyebabkan gelombang tersebut kemudian pecah.

waves-breaking.gif

Perubahan bentuk gelombang yang menjalar mendekati pantai

Ada dua tipe gelombang, bila dipandang dari sisi sifat-sifatnya. Yaitu:

  • Gelombang pembangun/pembentuk pantai (Constructive wave).
  • Gelombang perusak pantai (Destructive wave).

Yang termasuk gelombang pembentuk pantai, bercirikan mempunyai ketinggian kecil dan kecepatan rambatnya rendah. Sehingga saat gelombang tersebut pecah di pantai akan mengangkut sedimen (material pantai). Material pantai akan tertinggal di pantai (deposit) ketika aliran balik dari gelombang pecah meresap ke dalam pasir atau pelan-pelan mengalir kembali ke laut.

waves-constructivewaves.gif

Gelombang pembentuk pantai

Sedangkan gelombang perusak pantai biasanya mempunyai ketinggian dan kecepatan rambat yang besar (sangat tinggi). Air yang kembali berputar mempunyai lebih sedikit waktu untuk meresap ke dalam pasir. Ketika gelombang datang kembali menghantam pantai akan ada banyak volume air yang terkumpul dan mengangkut material pantai menuju ke tengah laut atau ke tempat lain.

wave-destructivewaves.gif

Gelombang perusak pantai

oooOOOooo

Sumber bacaan:

  1. “Teknik Pantai” (1999), Bambang Triatmodjo.
  2. “Teknik Pantai”, Radianta Triatmadja, http://elisa.ugm.ac.id/
  3. http://www.reefnews.com/
  4. http://www.geography.learnontheinternet.co.uk/

Create a free edublog to get your own comment avatar (and more!)

23 responses so far ↓

  • 1    Santanu // Apr 19, 2008 at 6:07 pm

    Salam kenal
    Wah, Blok Teknik Sipil/Teknik Pantai Yang menarik. Sudah lama tidak membaca hal seperti diatas. Trims, membangkitkan ingatan lama.
    Salam
    AS

  • 2    faiq // Jun 1, 2008 at 12:14 am

    Salam kenal pula, terima kasih telah sudi mampir ke rumah maya ini. Ya.., ilmu itu meskipun sudah lama kita mengecapnya, namun masih indah untuk dikenang dan diamalkan.

  • 3    endri // Jun 27, 2008 at 10:54 am

    terimakasih sekali Pak, dari blog Bapak saya dapat banyak manfaat meski saya dari oseanografi…

  • 4    uwi // Okt 14, 2008 at 10:43 pm

    salam kenal.

    bacaannya bermanfaat,,
    itung2 tambahan materi dari mata kuliah gelombang
    di oseanografi

  • 5    dee // Okt 16, 2008 at 12:06 pm

    makasih infonya…

  • 6    yosira // Okt 19, 2008 at 4:12 am

    maaf pak saya mau tanya
    kalau setelah gelombang pecah itu sebenarnya apa yang terjadi
    kan kriteria gelombang pecah db/Hb=1,28
    jika kurang berarti delombang masih standing
    tapi bagaimana jika lebih nilainya??
    bagaimana dengan distribusi energinya?/
    terima kasih atas jawabannya
    kalau boleh saya ingin jawabannya dikirimlewat email
    terima kasih

  • 7    luddie // Okt 29, 2008 at 11:59 pm

    thx so Much
    bs minta dkirimin teknik2 ini k email ga???

    thx ya

  • 8    hesky kolibu // Nop 2, 2008 at 10:44 pm

    salam kenal pak
    bacaannya sangat bermanfaat..

  • 9    alosius numberi // Nop 14, 2008 at 10:15 am

    bapa z sangat senang dengan bahan pelajaran yang di sajikan. permohonan z bisa ka bapak mengirimkan saya bahan tentang gelombang yng lebih banyak lagi. demikian saya ucapkan terima kasih

  • 10    faiq // Des 1, 2008 at 10:03 pm

    @semua: minta maaf apabila ada beberapa pertanyaan & permintaan yang belum bisa saya penuhi.

  • 11    faiq // Des 2, 2008 at 12:20 am

    @luddie: maksudnya teknik2 apa ya??….
    @hesky kolibu & alosius numberi: beberapa link literatur e-book yang berkaitan dengan gelombang & energinya telah saya kirimkan via email anda. Semoga alamat email anda benar.

  • 12    udien // Des 15, 2008 at 12:14 am

    maaf ma spunya artikel tentang spektra gelombang alut g? klo da tlong dkrim ke email q ja , thanks

  • 13    teguh // Des 29, 2008 at 10:23 pm

    salam kenal pak..
    saya mahasiswa geografi angkatan 04 di UNP.
    skrg lg buat skripsi ttg Abrasi Pantai.
    saya mhon bantuannya.
    ttg pengertian karekteristik gelombang. panjang, tinggi gelombang, kecepatan, energi, laju angkut sedimen dan nilai G0. mohon bantuannya nya pak…
    saya targetkan 2 mg lagi kompre, tapi membahas abrasi pantai itu rumit, pusing.
    mohon bantuan bapak.
    trimakasih pak..

  • 14    Moh anwari syukri // Mar 10, 2009 at 11:57 am

    salam kenal pak saya aang siswa smpn1 larangan
    saya ingin lebih mengetahui tenatang gelombang laut yang terjadi akhir – akhir ini di daerah madura.
    Tolong segeranya dijawab

  • 15    faiq // Mar 11, 2009 at 10:11 am

    @M. Anwari S: Pembangkit gelombang di laut adalah angin.Semakin kencang/besar angin bertiup di atas muka laut, akan membangkitkan gelombang yang semakin tinggi. Dengan demikian pada musim badai, maka tinggi gelombang yang terbentuk juga akan melebihi tinggi gelombang normal. Ini disebut Storm Wave (Gelombang Badai). Apalagi bila terjadinya bersamaan dengan datangnya gelombang pasang (tidal wave) yang terjadi pada saat bulan purnama atau bulan mati.

    Dari berita mediamasa yang saya ikuti, tampaknya akhir-akhir ini sedang terjadi badai dan gelombang badai, terutama di perairan dekat P. Bali. Mungkin perubahan tinggi gelombang di sekitar Madura dipengaruhi juga oleh badai ini.

  • 16    Tinchit // Apr 11, 2009 at 10:37 am

    hmmmm…
    syukran buat bapak yang udah ngasih semua yang kami perluin buat teori karya tulis kami.

    thanks mohon doanya supaya karya tulis ini cepet kelar…….

  • 17    Rahmat hidayat // Apr 19, 2009 at 4:32 am

    Terima kasih atas posting2nya. terus terang saya sangat terbantu sekali dengan hal ini, mengingat rencana skripsi saya mengenai abrasi pantai. Namun saya masih sangat membutuhkan referensi mengenai pembobotan dan harkat dinamika pantai (energi gelombang, kec arus, lereng pantai, arah garis pantai, struktur geologi pantai dan penerapan konservasi dan keberadaan mangrove), sehingga nantinya menghasilkan level bahaya abrasi berdasarkan hasil pembobotan variabel tersebut. Jika bapak memiliki referensi mengenai hal ini, saya sangat berharap bapak dapat membaginya kepada saya melalui email. Mungkin hanya ucapan terima kasih yang bisa saya berikan kpd bapak.
    Oh iya! mnurut bapak, opsi mana yang lbih baik untuk tekhnik penelitian saya ini, apakah tkhnik seperti di atas atau tekhnik dengan membuat peta satuan lahan pantai berdasarkan karakteristik dinamika pantai, kmudian setiap satuanlahan dilakukan pengukuran transpor sedimen, sehingga di setiap satuan lahan dapat diketahui tingkat kerawanan abrasi secara aktual…????
    Terima kasih atas kesediannya membaca comment ini. respon dari Bapak sangat saya harapkan.
    (ya2t_geo@yahoo.co.id)

  • 18    adhi // Apr 30, 2009 at 7:07 pm

    Pak Faiq, situsnya hebat sekali, salut saya. Mau tanya pak, kalau simulasi gelombangnya bisa diambil dimana pak?
    terima kasih sebelumnya.
    salam

  • 19    andi hm // Mei 14, 2009 at 4:34 pm

    salam kenal,

    terima kasih atas bacaanya, sunguh menarik yach cerita tentang terjadinya gelombang

    salam

  • 20    Jabal // Mei 26, 2009 at 6:53 am

    Salam kenal Pak,

    Saya sangat tertarik dgn artikel bapak ini, dan juga kebetulan sekali berkaitan dgn Tugas kuliah yang sedang saya kerjakan.

    Mohon ijin untuk mengkopi artikel dan gambar bapak ini, jika boleh dimana saya bisa mendownload file dan gambarnya?

    Terima kasih sebelumnya.

  • 21    Taruna AMG // Jun 21, 2009 at 8:19 pm

    salam kenal…nama saya adnan…saya arasa artikel anda sangat menarik…saya juga mohon ijin pada anda untuk menjadikan artikel anda sebagai referensi untuk tugas akhir saya nanti…jika bapak memiliki metode prakiraan tinggi gelombang yang dipengaruhi hanya oleh faktor angin mungkin saja bapak berkenan menampilkannya…saya mohon…terimakasih sebelumnya

  • 22    arif paramma // Okt 22, 2009 at 1:29 pm

    minta tulisannya tentang gelombang hubungannya dengan pencemaran minyak ada gak yang bahas tentang itu?

  • 23    agatha azzahra // Okt 28, 2009 at 11:36 am

    wah, teknik pantai ya…. yang offshore dong pak

Leave a Comment

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image