FAIQ's Archives & Edu-Blog …..

Sarana belajar dan berbagi dengan sesama

ARUS DI SEKITAR PANTAI (NEARSHORE CIRCULATION)

April 19, 2008 by faiq · 8 Comments · Arus, Gelombang, Longshore Current, Oseanografi, Rip Current, Teknik Pantai, Teknik Sipil

Gelombang yang datang menuju pantai membawa massa air dan momentum, searah penjalaran gelombangnya. Hal ini menyebabkan terjadinya arus di sekitar kawasan pantai. Penjalaran gelombang menuju pantai akan melintasi daerah-daerah lepas pantai (offshore zone), daerah gelombang pecah (surf zone), dan daerah deburan ombak di pantai (swash zone). Diantara ketiga daerah tersebut, Bambang Triatmodojo (1999) menjelaskan bahwa karakteristik gelombang di daerah surf zone dan swash zone adalah yang paling penting di dalam analisis proses pantai.

ps17-13-landform.jpg

ps17-04.jpg

Daerah penjalaran gelombang menuju pantai

Menurut Dean dan Dalrymple (2002), perputaran/sirkulasi arus di sekitar pantai dapat digolongkan dalam tiga jenis, yaitu: arus sepanjang pantai (Longshore current), arus seret (Rip current), dan aliran balik (Back flows/cross-shore flows). Sistem sirkulasi arus tersebut seringkali tidak seragam antara ketiganya bergantung kepada arah/sudut gelombang datang.

Pada kawasan pantai yang diterjang gelombang menyudut (αb > 5o) terhadap garis pantai, arus dominan yang akan terjadi adalah arus sejajar pantai (longshore current).

332_ex-longshore-current.jpg

Sketsa terjadinya longshore current

Sedangkan apabila garis puncak gelombang datang sejajar dengan garis pantai, maka akan terjadi 2 kemungkinan arus dominan di pantai. Yang pertama, bila di daerah surf zone terdapat banyak penghalang bukit pasir (sand bars) dan celah-celah (gaps) maka arus yang terjadi adalah berupa sirkulasi sel dengan rip current yang menuju laut. Kemungkinan kedua, bila di daerah surf zone tidak terdapat penghalang yang mengganggu maka arus dominan yang terjadi adalah aliran balik (back flows).

ps17-40-rip-current.jpg

rip-current1.jpg

Terjadinya rip current

Namun karena pengaruh hidrodinamik laut yang sangat kompleks, maka yang biasanya terjadi adalah kombinasi dari kondisi-kondisi di atas. Seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini.

pethick03-15-rip-current.jpg

td10b-rip-current.jpg

Kombinasi longshore current dan rip current.

Kombinasi longshore current & back flows.

Baca juga artikel lain tentang rip current di sini.

oooOOOooo

Sumber bacaan:

  1. “Teknik Pantai”, Bambang Triatmodjo (1999).
  2. “Coastal Processes”, R.G. Dean & R.A. Dalrymple (2002).
  3. http://piru.alexandria.ucsb.edu/

8 Comments so far ↓

  • Eka

    makasih banyak mas, buat info2nya.infonya sangat membantu bagi kita2

  • faiq

    Sama-sama & makasih kunjungannya.

  • khusnul setia wardani

    terimakasih atas sharing ilmunya. begitu banyaknya jurnal yang bagus tetapi harus membayar mahal. Pak faiq memberi solusi bagi kami, mahasiswa yang keuangannya terbatas. blog ini ibarat lautan ilmu sipil hidro. kebetulan saya mhs sipil hidro jadi seneng banget begitu dikasih tau mbak tania tentang blog ini.
    sukses selalu untuk pak faiq.

  • corry

    makasie bgt mas buat ulasannya,

  • corry

    mas, kalau boleh usul. mohon sekali dibahas tentang dinamika LC dan Rip Current yang ada di pantai Kuta…
    kalau boleh lo mas,,,
    thx b4.

  • M.Arief A

    Salam Kenal,Bang Faiq

    wah postinganya menarik bang, kebetulan lagi ada perencanaan pelabuhan nih, tapi mau cari data gelombang dan arusnya bingung, bisa kasih tau enggak bang

  • harlina

    assalamualaikum. boleh kah sy dapatkan geologi kawasan perairan selatan pulau pinang iaitu kawasan pulau aman dan pulau jerjak. sy menjalankan kajian tahun akhir di kawasan ini berkenaan dengan taburan sedimen (oceanography) tetapi malangnya geologi kawasan yang diperolehi terlalu sedikit. sy ingin meminta bantuan dr pihak penulis. terima kasih. kerjasama dari pihak encik sy dahulukan dengan ucapan terima kasih

  • harlina

    sy harap pihak penulis boleh mengemailkan kepada sy. terima kasih

Leave a Comment